ORI Seri 2 Tak Terbit di 2006
Jumat, 11 Agu 2006 14:09 WIB
Jakarta - Meskipun menangguk sukses dalam penerbitan Obligasi Ritel Indonesia seri ORI001, pemerintah belum berencana menerbitkan ORI seri selanjutnya pada sisa tahun ini.Dari sisi pembiayaan belum ada kebutuhan mendesak yang memaksa pemerintahkembali menerbitkan ORI.Hal tersebut disampaikan Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Mulia P Nasution diGedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (10/8/2006)."Penerbitan ORI kan salah satu sumber pembiayaan juga. Dari sisi pembiayaan belum ada kebutuhan. Kalau tahun ini kelihatannya tidak ada kebutuhan yang mendesak. Teman-teman itu baru habis capeknya juga, karena prosesnya kan panjang," ujarnya.Sebagai gantinya, Depkeu akan menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) konvensional untuk memenuhi kebutuhan anggaran dan membiayai defisit. Hingga akhir tahun ini, sesuai target dalam APBN, pemerintah tinggal menerbitkan SUN senilai Rp 10 triliun.Mulai tahun 2007, ORI akan diterbitkan secara teratur sesuai kebutuhan. Agar penerbitannya teratur, maka infrastruktur penerbitan ORI harus dipercanggih untuk mencakup jaringan investor yang lebih luas."Karena jumlah investornya sampai ratusan ribu. Jadi tentunya kita evaluasi. Ya nanti kalau infrastrukturnya sudah jalan, dan kemudian juga jaringan pemasarannya sudah mulai establish, kita bisa menerbitkan secara teratur," ujarnya.
(qom/)











































