Cina Berharap Cadangan Devisanya Tak Bertambah Lagi

Cina Berharap Cadangan Devisanya Tak Bertambah Lagi

- detikFinance
Selasa, 05 Sep 2006 11:29 WIB
Beijing - Jika negara-negara lain rajin menimbun uang agar cadangan devisanya bertambah, maka lain halnya dengan Cina. Negara dengan cadangan devisa terbesar di dunia itu malah berharap cadangan devisanya tak bertambah lagi.Wakil Presiden Cina Zeng Qinhong seperti dikutip dari AFP, Selasa (5/9/2006) mengkhawatirkan peningkatan cadangan devisa yang berlebihan bakal menekan mata uang Cina, yuan.Cadangan devisa Cina hingga akhir Juli kembali mencatat rekor tertinggi, dan tetap terbesar di dunia yakni mencapai US$ 954,5 miliar. Angka itu berarti naik hingga 30,3 persen dibandingkan cadangan devisa pada akhir Juni yang hanya sebesar US$ 732,7 miliar.Negara komunis itu diprediksi akan memiliki cadangan devisa sebesar US$ 1 triliun. Pertumbuhan ekonomi yang nyaris mencapai 10 persen membuat timbunan pundi-pundi Cina kian gemuk.Sebagai perbandingan, Indonesia memperkirakan cadangan devisa pada akhir tahun 2006 sebesar US$ 43 miliar.Berdasarkan laporan dari Bank Sentral Cina, angka cadangan devisa Cina tersebut berarti peningkatan sebesar 32,4 persen dibandingkan tahun 2005.Wapres Zeng dalam artikel yang dipublikasikan di website pemerintah Cina mengatakan, Cina akan menempuh berbagai macam upaya untuk memastikan cadangan devisanya tidak meningkat secara signifikan."Cadangan devisa asing merefleksikan pertumbuhan kekuatan ekonomi Cina. Namun di sisi lain, itu juga merefleksikan peningkatan risiko pada mata uang dan menambah tekanan pada yuan," ujar Zeng. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads