Cadangan Devisa RI Tambah US$ 300 Juta dalam Sebulan
Selasa, 05 Sep 2006 14:03 WIB
Jakarta - Berbagai sentimen positif membuat cadangan devisa Indonesia terus bertambah. Pada pekan pertama September, cadangan devisa Indonesia sudah mencapai US$ 42,1 miliar.Padahal pada minggu pertama Agustus, cadangan devisa Indonesia sebesar US$ 41,8 miliar, atau berarti ada tambahan US$ 300 juta dalam sebulan.Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Budi Mulia usai rapat Dewan Gubernur di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (5/9/2006) mengatakan, meningkatnya cadangan itu disebabkan oleh terus mengalirnya dana asing ke pasar keuangan domestik.Aliran dana asing itu masuk setelah adanya perkembangan positif dari pergerakan nilai tukar rupiah dan menariknya imbal hasil rupiah, terjaganya faktor risiko serta berkurangnya tekanan suku bunga AS. Untuk perkembangan nilai tukar rupiah, selama Agustus rata-rata Rp 9.094 per dolar AS, dengan tingkat volatilitas rendah dan cenderung menurun. Selama tahun 2006, rata-rata nilai tukar rupiah mencapai Rp 9.183 per dolar AS, atau terapresiasi 5,46 persen dibanding tahun sebelumnya. Budi menambahkan, untuk perkembangan di pasar saham, IHSG terus naik didorong oleh arus masuk modal asing yang masih terjadi sejalan dengan persepsi positif dampak penurunan suku bunga terhadap prospek perekonomian. Sedangkan persepsi itu juga terjadi di pasar obligasi terutama obligasi pemerintah, yang tercermin pada imbal hasil atau yield SUN yang menurun serta masih tingginya permintaan asing.
(qom/)











































