Ditembak, Deputi Gubernur Bank Sentral Rusia Sekarat
Kamis, 14 Sep 2006 09:47 WIB
Moskow - Deputi Gubernur Bank Sentral Rusia, Andrei Kozlov, ditembak secara brutal di sebuah jalanan yang sepi di Moskow. Peristiwa yang menggegerkan itu diduga terkait posisi Kozlov di Bank Sentral.Kozlov yang berusia 41 tahun, selama ini dinilai disiplin dalam menerapkan aturan, adalah deputi Gubernur yang mengurusi pemberian lisensi bagi bank komersial. Ia menjadi Deputi Gubernur Bank Sentral Rusia sejak tahun 2002.Menurut Deputi Jaksa Penuntut Umum Moskow, Vladimir Ponevezhsky, Kozlov ditembak dengan senjata otomatis pada Rabu (13/9/2006) sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Kozlov langsung roboh setelah kena tembakan di kepala, sementara sopirnya yang mencoba melarikan diri tewas seketika."Sebuah rencana pembunuhan dilakukan atas Deputi Gubernur Bank Sentral Andrei Andreyevich (Kozlov), yang membuatnya luka parah dan kini berada dalam keadaan serius di rumah sakit. Sopir beliau tewas," ujar Ponevezhsky dalam pidatonya di stasiun televisi Vesti dan dikutip oleh AFP, Kamis (14/9/2006).Upaya penyelamatan atas Kozlov kini sedang dilakukan dengan melakukan operasi di bagian kepalanya yang terluka akibat tembakan.Jaksa Penuntut Umum Yury Syomin mengatakan, motif penembakan atas Kozlov hingga kini belum jelas. Ada beberapa kemungkinan motif, dan salah satunya adalah terkait dengan jabatannya di Bank Sentral Rusia."Kami sedang menyelidiki semua versi kemungkinan, termasuk aktivitas profesionalnya, target yang salah, atau hubungan pribadi," ujar Syomin kepada kantor berita Interfax.Namun beberapa komentator menduga serangan itu berkaitan dengan jabatan Kozlov di Bank Sentral Rusia. Kozlov selama ini bertanggung jawab dalam pemberian lisensi kepada bank komersial."Tentu saja, (penembakan) itu terkait dengan aktivitas profesinya," ujar Anatoly Aksakov, Wakil Ketua Komisi Parlemen Rusia."Ia memiliki posisi yang cukup kuat berhubungan dengan bank, yang termasuk di antaranya adalah pencucian uang dan aktivitas ilegal lainnya," tambahnya.Aksakov menambahkan, Kozlov selama ini terlibat dalam pengambilan keputusan soal bank mana yang diperbolehkan ikut dalam program penjaminan tabungan nasional.Sejak awal tahun ini, Kozlov yang bertanggung jawab atas supervisi pada sistem perbankan telah mencabut 44 izin, atau secara keseluruhan mencapai 1.200 bank. Pencabutan izin itu terutama terkait dengan aktivitas ilegal."Kozlov adalah salah satu pejabat yang berani dan orang yang paling aktif untuk mengambil tanggung jawab serta mencoba untuk mengubah sistem perbankan agar berfungsi dengan baik," ujar Alexander Murychev, Presiden Asosiasi Bank Regional Rusia.
(qom/nrl)











































