Sukuk Muncul, Reksa Dana Syariah Bersemi

Sukuk Muncul, Reksa Dana Syariah Bersemi

- detikFinance
Selasa, 19 Sep 2006 14:50 WIB
Jakarta - Pasar reksa dana syariah di Indonesia diperkirakan baru akan tumbuh signifikan pada tahun depan, seiring dengan rencana penerbitan sukuk (obligasi negara syariah).Belum bergairahnya pasar reksa dana syariah saat ini lebih disebabkan terbatasnya portofolio syariah, khususnya obligasi di dalam negeri."Selain masih ada keterbatasan suplai dana kelolaan, reksa dana syariah tidak akan bertambah signifikan, kecuali ada sukuk yang akan dikeluarkan pemerintah tahun depan," kata Vice President CIMB Principal Assets Management, Iwan Sanyoto.Hal itu disampaikan Iwan di sela acara peluncuran reksa dana syariah Kausar Balanced Growth Syariah, di Hotel Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (19/9/2006).Iwan menjelaskan, prospek investasi di syariah khususnya untuk pasar saham dan obligasi cukup menjanjikan.Hal ini terlihat dari kinerja Jakarta Islamic Index (JII) yang selama enam tahun terakhir melampaui kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Indeks LQ-45.Apalagi perusahaan-perusahaan syariah yang umumnya bergerak di sektor rill memiliki fundamental yang lebih bagus.Namun, ungkap Iwan, karena terbatasnya portofolio tadi, banyak Assets Management yang belum masuk untuk mengelolanya.CIMB sendiri, lanjut Iwan, mengambil opsi investasi produk portofolio syariah di luar negeri untuk mengatasi keterbatasan portofolio syariah di Indonesia."Di luar negeri, portofolio investasi syariah lebih banyak, khususnya di Malaysia, growth-nya pun cukup tinggi," tutur Iwan.CIMB, tutur Iwan, juga tertarik menjadi penjamin emisi (underwriter) jika sukuk di luncurkan, karena telah memiliki pengalaman di Malaysia dan Bahrain. (ir/sss)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads