Qatar Islamic Bank Ingin 'Belanja' Bank di Indonesia
Jumat, 29 Sep 2006 13:18 WIB
Jakarta - Qatar Islamic Bank (QIB) ingin 'belanja' bank di Indonesia. Untuk 'belanja' ini, QIB tak tanggung-tanggung menyediakan dana hingga US$ 20-100 juta. Hal tersebut disampaikan Menneg BUMN Sugiharto saat memaparkan hasil roadshow ke Timur Tengah di kantornya, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Jumat (29/9/2006).Menurut Sugiharto, ada beberapa opsi 'belanja' yakni membeli bank syariah langsung atau membeli bank konvensional dan dikonversi menjadi bank syariah."Ini memang ada dua opsi yang belum diputuskan. Tetapi mereka prefer sebenarnya membuka bank baru. Namun karena ini domain BI, BI menganjurkan instead membuka bank baru, lebih baik mengambil alih bank saja. Karena ini sesuai dengan rencana BI untuk menyederhanakan jumlah bank di Indonesia," urainya.Bank mana yang akan diminta kerjasama? "Opsinya banyak. Misalnya Bank Syariah Mandiri yang punya CAR mencapai 11 persen. Dia butuh modal tambahan," ujarnya. Selain dua opsi tersebut, kata Sugiharto, QIB bisa juga melakukan spin off bank syariah yang selama ini menjadi unit dari bank konvensional."Jadi suatu entitas yang terpisah. Bisa saja kan daripada hanya menjadi unit, dikonversi menjadi syariah," ujarnya. Menurut Sugiharto, QIB sudah menunjuk konsultan untuk melakukan due dilligence untuk menentukan opsi mana yang akan dipilih. "Tetapi keinginan mereka yang penting US$ 100 juta sudah commit, tinggal how-nya saja. Itu menunjukkan keseriusan mereka," tandasnya.
(qom/nrl)











































