Jelang Lebaran, BI Anjurkan Kiriman Uang Kecil Via Kliring
Rabu, 04 Okt 2006 17:42 WIB
Jakarta - Untuk menghindari terjadinya kemacetan sistem transfer uang menjelang Lebaran, Bank Indonesia (BI) menyarankan transaksi di bawah Rp 25 juta menggunakan sistem kliring, bukan real time gross settlement (RTGS).Transfer melalui RTGS dana akan diterima real time. Dengan kliring butuh waktu karena bank harus mengkonfirmasi apakah kiriman sudah sampai atau belum.Imbauan pengiriman uang di bawah Rp 25 juta lewat kliring tersebut akan dilakukan pada 12-27 Oktober 2006."Transaksi antarbank agar minimal Rp 25 juta bisa pakai RTGS, sehingga untuk di bawah Rp 25 juta kami anjurkan pakai kliring. Kalau banyak yang pakai RTGS karena detik itu mau sampai itu bisa jam," kata Deputi Gubernur BI Miranda S Goeltom.Hal itu dijelaskan Miranda usai rapat koordinasi (rakor) persiapan angkutan Lebaran di Departemen Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (4/10/2006).Kebijakan tersebut, menurut Miranda, diambil berdasarkan pengalaman Lebaran tahun-tahun sebelumnya yang sering terjadi lonjakan nasabah untuk transaksi sebelum Lebaran.BI juga akan membuka hari khusus pada 26-27 Oktober 2006 untuk pelayanan masyarakat dalam hal kliring dan keperluan kas lainnya, meskipun masih dalam libur Lebaran.Sementara untuk pelayanan penukaran uang, BI menambah jumlah uang untuk perusahaan penukaran uang kecil. Semula yang hanya dibatasi Rp 2 miliar dalam 2 kali seminggu untuk satu perusahaan penukaran uang kecil menjadi Rp 3 miliar.
(ir/sss)











































