Jelang Lebaran, Penarikan Duit di Wonosari Naik 200%

Jelang Lebaran, Penarikan Duit di Wonosari Naik 200%

- detikFinance
Rabu, 11 Okt 2006 17:26 WIB
Yogyakarta - Menjelang lebaran penarikan uang di sejumlah kantor bank BRI di Kabupaten Gunungkidul meningkat. Padahal sebelum bulan puasa jumlah warga yang mengambil uang di bank tersebut hanya Rp 100 juta/minggu."Peningkatannya cukup siginifikan sekitar 200 persen dari situasi normal, baik nasabah yang mengambil uang langsung di kantor kas unit maupun cabang atau melalui ATM yang ada di Kota Wonosari," kata Asisten Manager Operasional (AMO) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Wonosari Budiatno di kantornya, Jl Sugiono Wonosari, Rabu (11/10/2006).Dia mengatakan, dalam dua minggu terakhir ini penarikan uang baik melalui ATM mencapai Rp 50 juta sampai Rp 100 juta per hari. Padahal di hari biasa rata-rata penarikan kurang dari Rp 35 juta/hari. "Sebelum puasa, ATM yang kita isi Rp 200 juta pecahan Rp 50 ribu baru habis dalam seminggu, tetapi saat ini Rp 200 juta habis dalam dua hari saja," katanya. Sedang pengambilan uang oleh nasabah langsung ke kantor cabang maupun kantor kas unit di kecamatan-kecamatan juga mengalami peningkatan. Sejak dua minggu lalu, permintaan penambahan uang dari unit-unit BRI di Gunungkidul juga meningkat. Dari 18 unit yang ada, permintaan uang ke cabang dalam dua minggu terakhir mencapai Rp 1 miliar atau sekitar Rp 500 juta/minggu. Padahal pada hari normal permintaan hanya Rp 100 juta per minggu. "Permintaan paling banyak di kantor unit Playen, Wonosari, Pathuk, Ponjong, Semin dan Karangmojo," katanya.Namun dibandingkan tahun 2005 kata dia, jumlah transaksi uang masuk melalui BRI menurun. Pada tahun lalu mencapai 500 transkasi setiap hari, sedang tahun ini sekitar 250 transaksi/hari."Tapi kalau jumlah orang yang mengambil uang secara langsung ke kantor kas unit besarnya bervariatif sekitar Rp 300 ribu - Rp 1 juta/orang, tapi ada yang lebih. Sebagian besar pasti untuk lebaran," katanya. (bgs/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads