Modernisasi Keuangan Negara Dapat Hibah US$ 14,3 Juta Euro
Kamis, 12 Okt 2006 15:06 WIB
Jakarta - Pemerintah Kerajaan Belanda dan Uni Eropa memberikan hibah senilai 14,3 juta euro untuk membantu Indonesia memodernisasi keuangan negara terutama di bidang bea cukai dan pajak.Bantuan yang berjangka waktu 6 tahun ini akan disalurkan melalui Public Management Multi-Donor Trust Fund di Bank Dunia.Hibah tersebut akan melengkapi proyek pengelolaan dan administrasi pendapatan pemerintah atau government Financial Management and Revenue Administration Project (GFMRAP) senilai US$ 60 juta yang didanai oleh Bank Dunia dan disetujui pada Desember 2004."Proyek ini sejalan dengan kebutuhan pemerintah untuk memanage keuangan publik," ujar Menkeu Sri Mulyani saat penandatanganan MoU di Hotel Mandarin, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (12/10/2006).Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Belanda untuk Kerja Sama Pembangunan Agnes van Ardenne-van der Hoeven, Duta Besar Uni Eropa Jean Breteche, dan Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Andrew Steer.Program ini akan mendukung persiapan dan pelaksanaan anggaran, modernisasi dan reformasi administrasi pajak dan bea cukai, pengelolaan aset, pengawasan legislatif, reformasi pengadaan dan audit, pengembangan kapasitas kebijakan dan pengelolaan SDM.
(ddn/qom)











































