Penuruan BI Rate ke Depan Tak Lagi Bikin Rupiah Bergejolak

Penuruan BI Rate ke Depan Tak Lagi Bikin Rupiah Bergejolak

- detikFinance
Kamis, 23 Nov 2006 13:01 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai, ke depan BI Rate masih memiliki ruang untuk kembali turun tanpa harus membuat nilai tukar rupiah bergejolak.Penurunan BI Rate yang tidak mengganggu rupiah ini diindikasikan dengan makin menurunnya premi swap dengan mata uang lain.Premi swap saat ini sekitar 400 basis poin yang turun dibanding tiga bulan lalu sebesar 600 basis poin, yang membuat gejolak rupiah tidak terlalu besar."Ini berarti orang menempatkan risiko bahwa rupiah akan jauh lebih kecil daripada dulu. Artinya demand mereka untuk memiliki rupiah lebih besar dengan harga yang lebih murah," kata kata Deputi Gubernur Senior BI, Miranda S Goeltom.Hal itu disampaikan Miranda dalam acara seminar Economic Outlook 2007, yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (23/11/2006).Menurut Miranda, volatilitas rupiah tahun depan juga akan berkurang sehingga rupiah akan lebih stabil. Volatilitas rupiah ke depan akan lebih stabil di kisaran 0,5 persen.Gejala ini telah terlihat selama Oktober-November 2006, volatilitas rupiah hanya 0,5 persen atau lebih rendah dari periode normal yang biasanya di atas 1 persen."Berarti rupiah lebih stabil pada ring seperti itu," tukas salah satu diva ekonomi Indonesia ini. (ir/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads