BII Dapat Suntikan Dana IFC Rp 1,1 Triliun
Kamis, 30 Nov 2006 12:40 WIB
Jakarta -
PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mendapat pinjaman jangka panjang sebesar Rp 1,1 triliun (US$ 125 juta) dari International Finance Corporation (IFC), anak usaha Bank Dunia.Pinjaman ini memiliki tenor 5 tahun dan digunakan BII untuk meningkatkan penyaluran kredit usaha kecil dan menengah (UKM)."Sebanyak 98 persen dari pinjaman ini akan disalurkan untuk UKM sedangkan sisanya disalurkan untuk komersial," kata Dirut BII, Henry Ho, usai penandatanganan pinjaman IFC, di Kantor Bank Dunia, Gedung Bursa Efek Jakarta, Kamis (30/11/2006).BII menargetkan porsi UKM mencapai 70 persen tahun 2007 dibanding tahun ini yang sekitar 33 persen. Sehingga fokus BII kedepan akan lebih gencar masuk kredit UKM.Untuk tahun depan pertumbuhan kredit BII ditargetkan lebih dari 25 persen dibanding tahun 2006. Sedangkan tahun ini tumbuh 10-15 persen dibanding 2005. "Sumber pendanaannya sudah cukup dari pihak ketiga dan pinjaman IFC," tukas Henry.
(ir/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
