Aset Kurang, Bank Mandiri Minta Djayanti Tambah US$ 50 Juta

Aset Kurang, Bank Mandiri Minta Djayanti Tambah US$ 50 Juta

- detikFinance
Kamis, 30 Nov 2006 13:52 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk akan meminta tambahan dana US$ 40-50 juta kepada Djayanti Group karena aset yang dijual masih kurang untuk menutupi utangnya."Kita minta tambahan paling tidak US$ 40-50 juta di luar untuk bisa menutup porsi yang kurang," kata Dirut Bank Mandiri Agus Martowardoyo, di Kantor Kementrian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (30/11/2006).Menurut Agus, saat ini pihaknya sedang dalam proses menjual aset Djayanti. "Tapi secara keseluruhan pinjamannya dibandingkan jaminan yang ada itu tidak cukup," tuturnya.Target penjualan aset Djayanti ini diharapkan bisa rampung tahun ini. "Untuk aset yang dijual, saya lupa apakah gedung yang di Tanah Abang atau pabriknya di Indonesia Timur," tutur Agus.Djayanti yang merupakan perusahaan kayu dan memiliki sejumlah properti ini dimiliki Burhan Urai, salah seorang konglomerat Indonesia.Djayanti menjadi salah satu debitor kakap Bank Mandiri dengan nilai utang sekitar Rp 2,8 triliun. (ir/sss)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads