BI Antisipasi Tren Kenaikan Suku Bunga Global 2007
Senin, 04 Des 2006 17:20 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) tetap mewaspadai tingginya tekanan inflasi 2007, melihat kecenderungan kebijakan moneter internasional yang akan menaikkan suku bunganya tahun 2007.Kebijakan moneter itu diperkirakan akan dilakukan baik di Eropa maupun negara barat lainnya termasuk Australia, untuk menekan laju inflasi.Akibatnya, kebijakan tersebut akan memberikan dampak terhadap tekananan inflasi di dalam negeri."Jadi ada pengetatan likuiditas, karena mereka (internasional) takut inflasi meningkat. Kalau ini merupakan gejala yang semakin melebar akan ada pengaruh terhadap barang yang kita impor dari luar," jelas Gubernur BI, Burhanuddin Abdullah.Hal itu disampaikan Burhanuddin, usai rapat dengan Komisi XI DPR tentang pengambilan keputusan terhadap evaluasi, realisasi anggaran tahun 2006 dan rencana anggaran tahunan BI 2007, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2006).Dengan tren kebijakan seperti itu, Burhanuddin menengarai pada tahun 2007 penjualan barang-barang komoditi akan mengalami penurunan. Sehingga harganya pun otomatis akan turun dan berdampak pada penerimaan devisa yang tidak besar.Burhanuddin juga mengingatkan, meski inflasi tahun ini yang diperkirakan 6 persen atau lebih rendah dari target 8 persen plus minus 1 persen, tidak ada artinya jika masyarakat tidak memiliki daya beli. Oleh karena itu Burhanuddin berharap, meski inflasi rendah tetap tercipta ruang bagi pertumbuhan ekonomi.
(hdi/ir)











































