BTN Ingin IPO Lepas 30% Saham
Selasa, 05 Des 2006 17:47 WIB
Jakarta - Bank pelat merah, PT Bank Tabungan Negara (BTN) menginginkan rencana penawaran saham perdana (IPO) yang akan dilakukan semester I-2007 bisa melepas 30 persen saham."Untuk IPO BTN maunya sih 30 persen tapi tergantung pemerintah," kata Dirut BTN, Kodradi, disela-sela rapat tertutup Komisi XI DPR soal privatisasi BTN dan BNI, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2006).Kodradi menegaskan, dana hasil IPO untuk memperkuat penjualan agar kapasitas kredit (lending) menjadi besar."Kalau tidak ada IPO barangkali total aktiva BTN hanya Rp 36 triliun, namun dengan IPO bisa 1-1,5 kali lipat dan target saya 5 tahun kedepan Rp 83 triliun total aktiva," kata Kodradi.Hingga Oktober 2006 total aktiva BTN sudah mencapai Rp 31,9 triliun. Modal BTN juga lanjut Kodradi, tidak ada apa-apanya dibanding BNI atau BRI."BTN itu modalnya paling kecil dibandingkan bank-bank pemerintah, bahkan cuma 18 persen dari modal BNI dan 1/8 dari BRI," ujar Kodradi.Menurut Kodradi, IPO adalah satu pilihan dan pelaksanaannya tergantung pemegang saham yakni pemerintah. Kalaupun diperlukan penerbitan obligasi akan dilakukan pada triwulan II atau III tahun 2007. KreditBTN menargetkan pertumbuhan kredit 2007 tumbuh 22,04 persen dibanding 2006 atau menjadi senilai Rp 22,193 triliun. Kredit 2007 akan menjadi pertumbuhan terbesar yang akan dilakukan BTN.Sebelumnya pada tahun 2004 ke 2005 realiasasi pertumbuhan hanya sebesar 21,85 persen atau meningkat dari Rp 12,09 triliun menjadi Rp 15,364 triliun."Belum pernah terjadi BTN mau ekspansi kredit sampai 22 persen karena ingin ada pembiayaan rusun dan gerakan nasional sejuta rumah," ujar Kodradi.
(ir/ir)











































