BI Imbau Pemerintah Manfaatkan Layanan Perbankan Syariah

BI Imbau Pemerintah Manfaatkan Layanan Perbankan Syariah

- detikFinance
Senin, 11 Des 2006 15:33 WIB
Jakarta - Untuk mempercepat dan tingkatkan pangsa pasar serta aset perbankan syariah, Bank Indonesia (BI) mengimbau pemerintah lebih banyak memanfaatkan perbankan syariah dalam penyaluran dana-dananya. Selama ini pemerintah lebih banyak memanfaatkan jasa perbankan konvensional lebih banyak dimanfaatkan dibanding perbankan syariah."Kita harapkan supaya dana dari lembaga pemerintah, dana BUMN/BUMD atau Pemda itu bisa disalurkan melalui bank syariah, tak hanya lewat konvensional," kata Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah, disela-sela acara peluncuran program akselerasi perkembangan syariah di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (11/12/2006).Dilanjutkan Fadjrijah, dalam upaya pengembangan perbankan dan keuangan syariah tersebut, nantinya pemerintah selaku otoritas fiskal dan BI sebagai otoritas perbankan dan moneter akan duduk bersama untuk membuat desain arsitektur ekonomi syariah. "Desain itu untuk tentukan sistem keuangan seperti apa yang akan diharapkan," ujar Fadjrijah.BI menargetkan pangsa pasar perbankan syariah menjadi 5 persen di tahun 2008. Dan per Oktober 2006, baru mencapai 1,52 persen dibanding perbankan konvensional atau dengan total aset syariah baru Rp 25,1 triliun.Hingga kini pertumbuhan perbankan syariah masih lambat, yang terlihat dari masih sedikitnya lembaga keuangan yang berbasis syariah. Data BI per Oktober 2006, baru ada 3 bank syariah, 19 unit usaha syariah, 105 BPR syariah yang meliputi 600 jaringan kantor dan 439 jaringan office chanelling. (hdi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads