Porsi Euro di Cadangan Devisa RI Makin Banyak
Rabu, 13 Des 2006 17:29 WIB
Jakarta -
Bank Indonesia (BI) terus melakukan diversifikasi cadangan devisanya. Meski porsi dolar AS masih mendominasi, namun secara perlahan porsi euro semakin banyak."Kalau diperhatikan, perlahan-lahan kita lebih banyak lagi euronya dibandingkan dulu ketika euro baru keluar," kata Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom usai seminar bertajuk 'Roadmap for Indonesia Financial Sector' di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (13/12/2006).Namun Miranda menegaskan, diversifikasi cadangan devisa tidak hanya terfokus pada euro karena harus melihat pergerakan mata uang lainnya. Ia menambahkan, pengelolaan cadangan devisa dalam struktur mata uang dulunya sangat tergantung dari jumlah utang yang diambil pemerintah. "Kalau utang pemerintah lebih banyak dalam yen, maka devisa kita juga banyak dalam bentuk yen," jelasnya.Namun menurut Miranda, metodologi pengelolaan cadangan devisa beruhah dengan mempertimbangkan juga berbagai aspek dan faktor lain seperti perkembangan perekobomian dunia dan pergerakan mata uang asing lainnya.
(qom/qom)










































