Cadangan Devisa US$ 41 Miliar, BI Tak Khawatir Dampak Thailand
Selasa, 19 Des 2006 17:05 WIB
Jakarta - Ambruknya pasar finansial tidak membuat Bank Indonesia (BI) cemas. Dengan cadangan devisa yang kini sudah mencapai US$ 41 miliar, posisi Indonesia cukup aman."Cadangan devisa sekarang mencapai US$ 41 miliar. Lebih aman, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan apa yang terjadi di Thailand," ujar Deputi Gubernur BI Aslim Tadjudin saat dihubungi wartawan, Selasa (19/12/2006).Namun Aslim mengakui bahwa untuk sesaat, kehancuran pasar finansial Thailand akan memberi dampak ke pasar finansial Indonesia. Hal itu terlihat dari anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 50,950 poin (2,85%) pada level 1.736,670. Demikian pula nilai tukar rupiah yang terpuruk hingga ke level 9.100-an per dolar AS."Hemat saya, dampaknya hanya sementara," tegas Aslim. Menurutnya, jika pasar sudah mengetahui apa yang terjadi di Thailand dan apa dampaknya terhadap Indonesia, kepanikan itu akan mereda. Aturan BI sendiri, lanjut Aslim, dianggap sudah cukup untuk membatasi transaksi valas, sehingga BI tidak ada niatan untuk meniru Thailand."Hemat saya, itu tidak perlu kita lakukan," lanjutnya.
(qom/ir)











































