Sukses Mendulang Kredit Desa, BRI Bidik Pasar Perkotaan
Selasa, 19 Des 2006 17:32 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mulai merambah pembiayaan consummer banking masyarakat perkotaan, setelah sebelumnya sukses mendulang kredit mikro pedesaan.Di usianya yang ke-111 tahun, BRI akan serius menggarap consummer banking yang meliputi tabungan, kartu kredit, kartu debit (cash card) dan electronic banking."Hari ini BRI sudah begitu kuat dan kokoh di pedesaan. Sekarang bagaimana kami mengambil pangsa pasar perkotaan, kredit konsumer, ini sebagai pelengkap pelayanan bagi nasabah BRI," kata Dirut BRI, Sofyan Basir.Hal itu diungkapkan Sofyan, dalam paparan publik BRI yang berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (19/12/2006).Sofyan mengaku, tidak menargetkan berapa persen pangsa pasar consummer banking yang akan diambil oleh BRI."Kita tidak punya target yang maksimum untuk landing di consummer banking, kita lebih dominan kepada funding yang minimal kita targetkan (funding) kenaikan minimum 25 persen," kata Sofyan.Dengan masuk ke sektor consummer banking, BRI akan berusaha sebesar-besarnya menciptakan dana murah dan meningkatkan pendapatan fee based income melalui produk kartu kredit, kartu debit dan lain-lain.Khusus untuk pertumbuhan kartu kredit tahun depan, BRI menargetkan jumlah nasabah kartu kredit 400 ribu nasabah yang saat ini baru mencapai 45 ribu kartu kredit."Untuk kartu kredit kita baru tahu kemarin, baru 45 ribu kita rencana tahun depan 400 ribu, mudah-mudahan itu sudah BEP," ujar Sofyan.Hingga akhir 2006, BRI menargetkan pertumbuhan kredit lebih dari 25 persen. Hingga triwulan III-2006 pertumbuhan kredit telah mencapai 19,7 persen. Sementara outstanding kredit triwulan III-2006 sebesar Rp 87 triliun dan sampai akhir tahun diperkirakan mencapai Rp 90 triliun.
(ir/qom)











































