Bank Sentral Thailand Mengalah

Bank Sentral Thailand Mengalah

- detikFinance
Rabu, 20 Des 2006 10:04 WIB
Bangkok - Setelah menimbulkan kepanikan luar biasa di pasar finansial, Bank Sentral Thailand akhirnya merevisi aturan pembatasan transaksi valasnya.Menteri Keuangan Thailand Pridiyathorn Devakula mengatakan, terhitung mulai Rabu (20/12/2006), investasi asing via pasar saham akan dikecualikan dari aturan pembatasan transaksi valas.Dalam aturan yang dikeluarkan Bank Sentral Thailand sebelumnya, ditetapkan 30 persen dari mata uang asing dengan nilai lebih dari US$ 20.000 harus didepositokan tanpa bunga. Kebijakan itu tidak berlaku untuk mata uang asing yang berhubungan dengan perdagangan barang atau jasa.Namun jika dana itu hendak dibawa ke luar negeri secepatnya, maka investor asing itu hanya akan menerima dua pertiga dari dana yang didepositokan itu.Kebijakan itu langsung memicu kemerosotan baht dan indeks saham Thailand. Demikian pula mata uang dan pasar saham regional tak luput terkena dampaknya. Para investor asing terpukul dengan kebijakan Bank Sentral Thailand yang semula dimaksudkan untuk menahan laju penguatan baht yang terlalu tajam itu. "Setelah berkonsultasi dengan para pialang, investor dan semua pihak yang terkait, Bank of Thailand dan Kementerian Keuangan akan mengecualikan kebijakan penahanan devisa 30 persen bagi investor asing yang menginvestasikan dananya di bursa saham Thailand," jelas Pridiyathorn seperti dikutip dari AFP."Bank of Thailand akan fokus pada manajemennya terhadap baht di pasar instrumen utang. Saya berharap aturan baru ini akan mempertahankan kepercayaan investor asing di pasar saham Thailand dan mengembalikan bursa saham ke kondisi normal," ujar Pridiyathorn yang merupakan mantan Gubernur Bank Sentral Thailand ini. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads