SBY Minta BI Rate Terus Turun
Selasa, 02 Jan 2007 11:00 WIB
Jakarta - Memulai aktivitasnya di awal tahun 2007 ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap Bank Indonesia bisa terus menurunkan BI Rate. Harapannya, sektor riil bisa semakin bergerak sehingga pengangguran dan kemiskinan bisa dikurangi.Pesan tersebut disampaikan oleh Presiden SBY saat dialog dengan pelaku pasar usai membuka perdagangan saham tahun 2007 di Gedung BEJ, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (2/1/2007)."SBI tahun 2005 sebesar 13,75 persen, akhir tahun 2006, 9,75 persen. Mudah-mudahan BI bisa menurunkan lagi tahun ini upaya sektor riil bisa bergerak," kata SBY.Presiden menambahkan, dengan terus turunnya BI Rate yang menjadi acuan, suku bunga komersial perbankan pun semakin rendah. Dengan demikian, sektor riil pun bisa menjangkau suku bunga tersebut.Pada akhirnya, sektor riil bisa semakin hidup sehingga memberi kontribusi pada menurunnya tingkat pengangguran dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di tahun 2007 yang diharapkan bisa mencapai lebih dari 6 persen."Ini suara dari pengusaha, kalau usaha tumbuh, saya senang rakyat saya dapat pekerjaan. Sehingga kemiskinan akan berkurang," lanjut SBY. Dengan semakin klopnya kebijakan fiskal dan moneter yang berdampak pada semakin baiknya kondisi makro, diharapkan angka pengangguran terbuka yang saat ini mencapai 10 persen dapat diturunkan terus menjadi 5-6 persen. "Tahun 2007, kita akan akselerasikan infrastruktur, meningkatkan kapasitas dan daya saing kita sehingga dapat menciptakan lapangan kerja," harap SBY.
(qom/ir)











































