Bank Jangkar Bukan Prioritas NISP

Bank Jangkar Bukan Prioritas NISP

- detikFinance
Kamis, 04 Jan 2007 13:24 WIB
Jakarta - PT Bank NISP Tbk tidak terlalu ngoyo menargetkan jadi bank jangkar untuk mengikuti struktur Arsitektur Perbankan Indonesia (API) tahun 2010.Karena tidak memprioritaskan menjadi bank jangkar, Bank NISP mengaku tidak akan melakukan aksi korporasi seperti merger atau akuisisi pada tahun ini."Untuk menjadi bank jangkar hanyalah pilihan saja. Menurut saya untuk saat ini target Bank NISP hanyalah sebagai bank berkinerja baik, ini dapat dilihat dari CAR dan modal inti yang kami miliki," kata Dirut Bank NISP, Pramukti Surjaudaja.Hal itu diungkapkan Pramukti, usai RUPSLB Bank NISP dengan agenda penambahan direksi, di kantor Bank NISP, Jalan Satrio, Jakarta, Kamis (4/1/2007).Menurut Pramukti dengan memilih menjadi bank berkinerja baik, perseroan sudah memenuhi kriterianya. Baik dari sisi modal inti di atas Rp 100 miliar maupun CAR diatas 12 persen.Saat ini modal inti Bank NISP sebesar Rp 2,1 triliun. Sedangkan CAR hingga triwulan III-2006 sebesar 18,10 persen.Untuk tahun ini, Bank NISP akan menekankan pertumbuhan organik dengan menggencarkan pertumbuhan kredit UMKM. Sampai triwulan III-2006, rasio LDR sebesar 81,94 persen, NPL (nett) 2,77 persen. Total dana pihak ketiga (DPK) dan kredit hingga triwulan III-2006 masing-masing Rp 17,2 triliun dan Rp 14,1 triliun.Pertumbuhan kredit tahun 2007 diperkirakan naik 30 persen. Sedangkan untuk menambah DPK, Bank NISP akan menggenjot dana tabungan mengingat bunga deposito sudah tidak menarik lagi bagi nasabah.Agenda RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Lay Kuen Rose sebagai direktur. Rose merupakan wakil dari OCBC yang kini menguasai 72,35 persen saham Bank NISP. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads