Perbankan 'Bela' SUN dan SBI

Perbankan 'Bela' SUN dan SBI

- detikFinance
Kamis, 11 Jan 2007 13:38 WIB
Jakarta - Perbankan tidak mungkin menghapuskan penempatan dananya di Surat Utang Negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Kedua instrumen keuangan itu adalah produk pasar yang sah digunakan.Penegasan itu disampaikan oleh Dirut BNI Sigit Pramono dan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo disela-sela mengikuti pelantikan 2 Deputi Gubernur BI di Gedung MA, Jakarta, Kamis (11/1/2007)."Kalau nol sama sekali di SUN dan SBI, saya kira penempatan dana itu tidak sehat. Namun yang terpenting adalah bagaimana masing-masing bank akan menyesuaikannya," kata Sigit.Hal senada disampaikan Agus yang menyatakan, SUN dan SBI adalah sebuah produk yang kegiatannya diserahkan kepada pasar dan diatur sesuai mekanisme pasar."Itu kan yang namanya SUN dan SBI semuanya produk yang memang diciptakan dan itu sah. Jadi itu dibiarkan saja kepada pasar," tambahnya.Sigit menambahkan, penempatan dana perbanan tentunya tergantung pada pertimbangan pasar, komersil dan dari sisi kepemilikan dana di masing-masing bank. "Sepanjang ada alternatif penempatan yang lebih menguntungkan, otomatis perbankan akan menempatkan dananya ditempat yang menguntungkan," tegasnya.Meski demikian, lanjut Sigit, BNI akan tetap berusaha keras untuk menempatkan dananya ke kredit dibandingkan ke SUN dan SBI. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads