BI: Rupiah Hanya Terpengaruh Sesaat oleh Kisruh Thailand

BI: Rupiah Hanya Terpengaruh Sesaat oleh Kisruh Thailand

- detikFinance
Kamis, 11 Jan 2007 15:01 WIB
Jakarta - Nilai rupiah sempat terpengaruh kisruh di pasar Thailand. Namun kini rupiah sudah kembali ke posisi kestabilannya, setelah dana yang sempat keluar kembali masuk.Bank Indonesia (BI) meyakini nilai tukar rupiah tidak akan terdepresiasi terlalu dalam."Pasti nanti akan ada yang keluar, tapi anda lihat sendiri yang keluar pun akan kembali lagi. Nilai tukar kembali stabil di sekitar 9.050-9.075. Bagus itu," kata Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono usai acara pelantikan deputi gubernur di Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2007).BI menilai sisi fundamental perekonomian Indonesia serta pasar uang Indonesia masih kuat dan tahan terhadap goncangan eksternal. Hartadi menilai hal-hal yang terjadi di Thailand hanyalah shock sesaat yang dapat diatasi pasar keuangan Indonesia."Kemarin pun ada isu-isu negatif di Thailand, itu hanya shock sesaat tapi kemudian kita reposisi kembali pada kestabilan," ujarnya.Penguatan rupiah ke depan, lanjut Hartadi, sangat tergantung dari minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Indonesia tetap menjadi tempat yang nyaman bagi investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia."Dengan masuknya investor asing akan menambah suplai valas di Indonesia dan itu kan menambah penguatan nilai tukar kita," tutur pria berkaca mata ini. (ddn/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads