Lapindo Naikkan Kredit Macet BTN
Kamis, 11 Jan 2007 15:46 WIB
Jakarta - Kasus lumpur Lapindo di Sidoarjo Jawa Timur ikut menaikkan rasio kredit macet atau non performing loan (NPL) Bank Tabungan Negara (BTN).Bank pelat merah ini mengalami kerugian Rp 130 miliar karena rumah yang menggunakan kredit BTN ikut terendam lumpur.Di Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera saja BTN membiayai 3.966 unit rumah senilai Rp 70,8 miliar."Tahun 2007 ini NPL gross diperkirakan naik 4,5 persen dibandingkan tahun 2006 yang sebesar 3,75 persen, ini karena BTN rentan terhadap bencana seperti Lapindo," kata Dirut BTN Kodradi.Hal itu diungkapkan Kodradi, usai RUPS BTN dengan agenda Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2007 di Kantor Kementrian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (11/1/2007).Total ekspansi kredit 2007 ditargetkan naik 22,08 persen dengan nilai Rp 22,2 triliun sedangkan tahun 2006 total kredit Rp 18,05 triliun. Untuk tahun ini pendapatan bunga bersih ditargetkan meningkat 23,83 persen atau naik Rp 1,78 triliun.
(ir/qom)











































