BNI Manjakan 6000 Nasabah Kaya
Kamis, 01 Feb 2007 16:52 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memberikan perlakuan khusus kepada 6.000 nasabah yang masuk kategori kaya. Nasabah tajir ini dilayani lewat BNI Emerald.BNI Emerald adalah layanan sejenis priority banking yang merupakan tindak lanjut dari divisi wealth management BNI dan BNI Prima.Peluncuran layanan eksklusif ini dimakudkan agar nasabah besar tidak lari ke bank lain yang telah memiliki layanan private banking."Kita tidak sekedar ikut-ikutan karena ada 6.000 nasabah kami yang layak mendapatkan layanan khusus," kata Dirut BNI Sigit Pramono, dalam peluncuran BNI Emerald di Chase Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (1/2/2007).Sigit mengatakan, 6.000 nasabah atau 2,7 persen dari seluruh nasabah BNI, memiliki total dana Rp 15,1 triliun dibanding total dana pihak ketiga BNI Rp 136 triliun. Sehingga golongan nasabah ini perlu dijaga agar tidak lari dari BNI. Tahun ini BNI menargetkan akan membuka 20 cabang BNI Emerald yang 5 cabang di antaranya kantor di luar negeri. Nasabah yang menjadi sasaran adalah nasabah yang memiliki rekening rata rata Rp 1,2 miliar.Saat ini sudah ada 12 cabang BNI Emerald, 7 di dalam negeri dam 5 lainnya di luar negeri yakni Hong Kong, Singapura, Tokyo, New York dan London. BNI Emerald memberikan layanan perbankan personal, konsultasi hukum, pendidikan dan kesehatan, perencanaan keuangan, pelayanan investasi, pengelolaan portofolio aset serta penyimpanan dokumen dan administrasi. Sigit mengatakan sebelumnya, BNI telah memiliki layanan BNI Prima, namun layanan tersebut lebih bersifat layanan di counter khusus. "Tapi perkembangannya ada nasabah yang butuh layanan lebih. Untuk nasabah yang sudah memakai BNI Prima kami akan tetap membuka layanan tersebut," tutur Sigit.Mengenai keuntungan dari pendirian BNI Emerald Sigit mengaku pihaknya memang berharap fee dari layanan tersebut."Dari segi biaya memang ada lebihnya untuk melayani nasabah nasabah ini. Tapi diharapkan nasabah ini menggunakan lebih dari tiga layanan BNI bisa kartu kredit, tabungan, giro dan deposito ataua nasabah BNI Griya, sehingga ada kontrsibusi fee buat bank," jelas Sigit.
(ir/ddn)











































