Ancaman Inflasi Tinggi
BI Rate Turun Jadi 9,25%
Selasa, 06 Feb 2007 12:24 WIB
Jakarta -
Di tengah prediksi pelaku pasar akan ancaman inflasi Februari yang tinggi akibat banjir, Bank Indonesia (BI) berani menurunkan BI Rate 25 basis poin menjadi 9,25 persen."Dewan Gubernur sepakat untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 9,25 persen. Kami melihat masih ada ruang untuk penurunan saat ini," kata Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Budi Mulya, di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (6/2/2007).Namun untuk ke depan, lanjut Budi, Dewan Gubernur melihat ruang kebijakan moneter BI akan semakin sempit. "Karena tantangan struktural ke depan yang akan cukup berat," jelas Budi. BI melihat ke depan inflasi cenderung ke atas dari target BI 2007 yang sebesar 6 persen plus minus 1. "Dengan inflasi Januari sebesar 1,04, ada kecenderungan ke atas. Dampak banjir diharapkan akan segera terselesaikan. Jika tidak, inflasi akan terus naik ke atas," ujar Budi.
(ir/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
