Komoditas Unggulan Banten Menanti Kucuran Kredit Bank
Rabu, 07 Feb 2007 15:36 WIB
Jakarta - Provinsi Banten kini memiliki daftar produk dan komoditas unggulan UMKM yang menanti kucuran kredit dari kalangan perbankan. "Provinsi Banten sangat relevan karena posisinya strategis pada lintas perdagangan nasional dengan dengan produk dan komoditas unggulannya," kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Burhanuddin Abdullah.Hal itu disampaikan Burhanuddin saat memberikan hasil penelitian mengenai pengembangan komoditas unggulan UMKM di Provinsi Banten kepada Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (7/2/2007). Komoditas dan produk usaha UMKM unggulan lintas sektoral di Provinsi Banten meliputi industri emping melinjo, industri pakaian jadi, industri furniture kayu, perdagangan bahan bangunan, industri sepatu, perdagangan beras, perdagangan furniture kayu, padi sawah, industri peralatan listrik, serta industri batubata dan genteng.Sampai tahun 2006 tercatat 21 bank yang beroperasi di Banten. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Banten tahun 2005 atas dasar harga berlaku sebesar Rp 84,62 triliun. Sedangkan tahun 2006 meningkat 17,15 persen menjadi Rp 99,13 triliun.Sektor yang memberikan kontribusi cukup besar adalah industri pengolahan sebesar 49,75 persen atau Rp 42,1 triliun. Sementara total kredit mikro kecil dan menengah (KMKM) sampai November 2006 di Provinsi Banten sebesar Rp 16,822 triliun, atau 49,64 persen dari total kredit perbankan yang sebesar Rp 33,8 triliun.
(ir/qom)










































