Obligasi Terbit Akhir Maret
Laba Bank Danamon 2006 Turun 33%
Kamis, 08 Feb 2007 16:10 WIB
Jakarta - Laba Bersih PT Bank Danamon Indonesia Tbk tahun 2006 turun 33,5 persen menjadi Rp 1,33 triliun dibanding tahun 2005 yang sebesar Rp 2,003 triliun Turunnya laba ini karena di tahun 2005 ada pendapatan luar biasa (extra ordinary income) yang tidak ada di tahun 2006."Karena ada pendapatan tidak rutin Rp 808 miliar, namun berdasarkan hitungan yang dinormalisasi laba Bank Danamon meningkat 16 persen dibanding tahun 2005," kata Presdir Bank Danamon, Sebastian Paredes, dalam paparan publik di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/2/2007).Pendapatan bunga bersih tahun 2006 mencapai Rp 5,6 triliun, naik 23 persen dibanding 2005 sebesar Rp 4,6 triliun.Kredit juga naik 17 persen menjadi outstanding Rp 42,986 triliun dibanding tahun 2005 sebesar Rp 36,757 triliun."Ini didukung oleh pembiayaan segmen UKM dan kredit pemilikan kendaraan bermotor," kata Sebastian.Dana Pihak Ketiga tahun 2006 naik 23 persen mencapai Rp 57,834 triliun dari sebelumnya tahun 2005 sebesar Rp 47,089 triliun.Rasio lainnya LDR sebesar 75,5 persen, CAR 20,4 persen, NPL gross 3,3 persen naik dari sebelumnya 2,6 persen."NPL ini naik karena ada tiga kredit yang bermasalah di segmen korporasi dan satu di UKM," kata Direktur Keuangan Bank Danamon Vera Eve Lim.ObligasiTahun ini, Bank Danamon menargetkan pertumbuhan bisnisnya 20 persen dibanding 2006. Untuk mendukung pertumbuhan itu, Bank Danamon akan menerbitkan obligasi Rp 1,5 triliun bertenor 3-5 tahun dalam waktu dekat."Listing obligasi diharapkan akhir Maret atau awal April 2007," kata Vera.Penjamin emisi yang ditunjuk PT IndoPremier Securities, Deutsche Securities Indonesia dan DBS Securities.Dana hasil emisi obligasi untuk menyeimbangkan kredit jangka panjang dan sumber pendanaan jangka panjang.
(ir/qom)











































