Divestasi Indover Nyantai

Divestasi Indover Nyantai

- detikFinance
Jumat, 16 Feb 2007 15:49 WIB
Jakarta - Program divestasi NV Indover Bank telah direncanakan sejak 1996, namun Bank Indonesia (BI) nampaknya tidak buru-buru melepasnya meski telah ada calon kuat pembelinya.BI masih mempunyai waktu hingga 2009 untuk melepas Indover. Namun BI memastikan proses divestasi tersebut dapat selesai tahun ini tanpa harus menunggu 2009."Tahun 2007 ini sudah harus selesai, karena proses due dilligence atau uji tuntas sudah selesai oleh Bank Ekspor Indonesia (BEI)," kata Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Budi Mulya, ketika dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (16/2/2007).Saat ini BEI telah menyelesaikan proses due dilligence, dan masih menunggu waktu presentasi divestasi Indover kepada pemerintah.Menurut Budi, akuisisi Indover oleh BEI sudah tepat, karena selain aset tersebut akan dimiliki pemerintah, BEI juga kedepannya akan menjadi bank ekspor impor yang difokuskan untuk melakukan pembiayaan perdagangan luar negeri."BEI kan akan menjadi bank ekspor impor, itu akan membantu percepatan perdagangan luar negeri Indonesia," ujar Budi.Saat ini Bank Indonesia memiliki 3 anak perusahaan, yaitu PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), serta NV Indover Bank.Sesuai UU BI Nomor 3 Tahun 2004, BI tidak boleh lagi memiliki anak perusahaan. Karena itu harus menjual seluruh kepemilikannya kepada pihak ketiga paling lambat 5 tahun sejak UU tersebut diberlakukan. (hdi/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads