Merger BNI-BTN Belum Mati
Senin, 19 Feb 2007 17:57 WIB
Jakarta - Rencana penggabungan dua bank BUMN yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) ternyata tidak pernah mati."Dari tahun lalu rencana itu tidak pernah hilang. Dari sekarang sudah dijajaki," kata Dirut BNi Sigit Pramono, sebelum mengikuti rapat koordinasi terbatas (rakortas) BUMN yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla di Kantor Kementrian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (19/2/2007). Sigit menolak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penggabungan itu. Namun proposal penggabungan dua bank itu dikabarkan telah sampai di Kementrian BUMN.Rencana penggabungan tersebut kembali mencuat setelah pemerintah tidak memasukkan BTN ke dalam program privatisasi tahun ini. Padahal semula BTN akan dijadikan perusahaan terbuka.BTN kini hanya bisa menerbitkan obligasi sebanyak Rp 1-1,5 triliun. Apakah gagalnya BTN melantai di bursa karena akan dimerger ? Masih menjadi pertanyaan besar.
(ir/qom)











































