Laba Bank Permata Naik 5,6%
Selasa, 27 Feb 2007 08:38 WIB
Jakarta - PT Bank Permata Tbk membukukan laba bersih tahun 2006 sebesar Rp 318,5 miliar atau naik sekitar 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 295 miliar.Pendapatan bunga bersih yang diperoleh tahun 2006 mencapai Rp 2,033 triliun atau naik 20,5 persen dibandingkan 2005 sebesar Rp 1,687 triliun.Sedangkan laba operasional perseroan mencapai Rp 520,6 miliar, meningkat 30,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 399 miliar."Bank Permata mencatatkan kinerja keuangan yang positif dengan tetap mengembangkan fokus bisnis utama di bidang UKM dan konsumer," kata Stewart D. Hall, Presiden Direktur Bank Permata dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (27/2/2007).Untuk selanjutnya, kata Hall, Bank Permata akan terus mengambil langkah-langkah strategis untuk memacu produktivitas, seperti menjalankan sales productivity dan improvement project di hampir semua cabang dalam beberapa waktu terakhir ini.Rasio kredit terhadap dana masyarakat atau Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 83,1 persen meningkat dibanding periode tahun sebelumnya 78,5 persen. LDR tersebut, menurut Hall, lebih tinggi dari rata-rata perbankan nasional yang berada di level 61 persen. Total nilai kredit yang dibukukan Bank Permata mencapai Rp 23,8 triliun atau naik 6,83 persen dibanding periode Desember 2005 yaitu Rp 22,3 triliun. Lebih dari 70 persen pinjaman dialokasikan pada kedua segmen UKM dan konsumer dan sisanya pada sektor komersial serta korporat.Bank Permata yang 89 persen sahamnya dimiliki konsorsium Standard Chartered Bank PLC dan PT Astra International Tbk memperoleh pendapatan fee based income yang meningkat 43,2 persen dari Rp 362,8 miliar pada Desember 2005 menjadi Rp 554,3 miliar pada Desember 2006. Sementara total aset Bank Permata per 30 Desember 2006 mencapai Rp 37,8 triliun. Total aset ini meningkat sebesar 8,8 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp 34,8 triliun. Sementara itu dana masyarakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp 28,6 triliun. Giro dan Tabungan tercatat masing-masing sebesar Rp 6,6 triliun dan Rp 6 triliun, meningkat sebesar 17,6 persen dan 27 persen dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp 5,7 triliun dan Rp 4,8 triliun. Sedangkan deposito tercatat Rp 15,9 triliun, turun dibanding periode tahun lalu yang tercatat Rp 17,9 triliun. Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank Permata meningkat signifikan seiring dengan diterbitkannya obligasi subordinasi (sub debt) pada bulan November 2006 yang lalu. CAR dengan memperhitungkan resiko kredit tercatat 14,4 persen, naik dibanding periode sebelumnya sebesar 9,9 persen. Sedangkan CAR dengan memasukkan unsur resiko pasar tercatat 13,5 persen naik dibanding periode Desember 2005 yang tercatat 9,8 persen.Rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) netto per Desember 2006 yang berada di level 3,3 persen, sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2,6 persen.
(ir/ir)











































