Bank Mandiri Targetkan Jual ORI002 Rp 450 Miliar

Bank Mandiri Targetkan Jual ORI002 Rp 450 Miliar

- detikFinance
Jumat, 02 Mar 2007 11:04 WIB
Jakarta - Bank BUMN terbesar Indonesia, Bank Mandiri menargetkan penjualan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 002 tahun ini sebesar Rp 450 miliar. Lebih besar dari target tahun lalu sebesar Rp 350 miliar.Hal tersebut disampaikan SVP Wealth Management Group Head Bank Mandiri Herri Gunadi usai acara penandatanganan MoU antara Depkeu dan 16 agen penjual di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (2/3/2007). "Tahun ini targetnya Rp 450 miliar," ujarnya singkat.Tahun lalu target penjualan ORI oleh Bank Mandiri meskipun hanya sebesar Rp 350 miliar, namun realisasinya mencapai Rp 912 miliar atau 28,5 persen dari total ORI001 yang diterbitkan pemerintah sebanyak Rp 3,2 triliun.Direktur Bank Mandiri Budi G Sadikin menambahkan, Bank Mandiri akan tetap melakukan pemasaran ORI002. Bank Mandiri akan mengadakan gathering di beberapa kota, membuat brosur dan memasang iklan."Kami rasa tidak terlalu sulit menarik minat nasabah, apalagi track record kami sudah sangat baik, dan track record ORI sendiri dari segi pergerakan harga sangat baik juga, baik pada pasar sekunder, kami siap juga untuk menjadi standby buyer," ujarnya.Bank Permata Jual ORI diatas Rp 100 miliarSementara itu Bank Permata menargetkan akan menjual ORI002 di atas Rp 100 miliar. Menurut SPV Head, Treasury Bank Permata Francis Indarto, banknya akan aktif dalam penjualan ini ORI,"Penjualan tahun lalu target Bank Permata Rp 100 miliar, realisasinya Rp 650 miliar. Kalau target tahun ini kita tidak bisa bilang tetapi kita optimis akan naik dari Rp 100 miliar target 2006, kita sudah mengajukan kepada pemerintah bahwa target penjualan ORI ank Permata akan naik dari target 2006 yang sebesar Rp 100 miliar," ujarnya.Peminat ORI di Bank Permata sebagian besar adalah pengusaha dan pedagang. "Pokoknya yang masuk segmen ritel kita, dan ini sesuai dengan tujuan ORI yang sasarannya adalah masyarakat ritel," ujarnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads