Januari 2007
Kredit Turun Rp 15,5 Triliun
Selasa, 06 Mar 2007 14:47 WIB
Jakarta - Kredit perbankan bulan Januari 2007 turun sebesar Rp 15,5 triliun.Penurunan tersebut merupakan penurunan yang biasa terjadi pada awal tahun."Namun penurunan ini bersifat musiman yang terjadi setiap awal tahun,sehigga akan meningkat kembali pada bulan-bulan berikutnya," kata DirekturPerencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia (BI) BudiMulya, di kantor BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (6/3/2007).Budi menjelaskan, kredit di akhir tahun bisa meningkat karena banyak perusahaan yang melakukan pinjaman yang bersifat jangka pendek untuk membayar bonus karyawan dan juga proyek-proyek. Sementara di awal tahun turun karena perusahaan-perusahaan membayar pinjaman yang sifatnya jangka pendek. Penurunan kredit ini juga diikuti oleh penurunan dana pihak ketiga (DPK)sebesar Rp 7,4 triliun. Begitu pula halnya dengan LDR perbankan yangmenjadi sedikit lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, beradapada angka 63,9%.Sementara Net Interest Income (NII) perbankan terus meningkatmencapai Rp. 7,9 triliun, yang merupakan angka tertinggi sejak krisis 9tahun lalu. Return on Asset meningkat dari 2,6% menjadi 2,8% seiringdengan meningkatnya NII.Dari kolektibilitas kredit, NPL perbankan pun terus mengalami perbaikan,sejalan dengan diselesaikannya proses restrukturisasi debitor-debitorbesar di beberapa bank-bank besar. Posisi NPL secara gross tercatat sebesar 6,8% menurun dari angka akhir tahun 2006 sebesar 7,0%, sedangkan apabila di hitung secara net berada pada angka 3,4% menurun dari 3,6%.
(hdi/qom)











































