FIF Terbitkan Obligasi Rp 800 Miliar
Kamis, 08 Mar 2007 17:57 WIB
Jakarta - PT Federal International Finance (FIF) menerbitkan obligasi FIF-VII sebesar Rp 800 miliar. Penerbitan obligasi ini merupakan strategi manajemen dalam rangka diversifikasi pendanaan.Demikian dikatakan Presdir FIF Ida Purwaningsih Lunardi, dalam acara Public Expose penawaran umum obligasi FIF-VII di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/3/2007).Dijelaskan Ida, penerbitan obligasi ini dimaksudkan untuk melakukan ekspansi pembiayaan kepemilikan sepeda motor. Obligasi ini dijamin dengan piutang sebesar 60 persen dari pokok obligasi yang terutang.Obligasi FIF-VII ini terdiri dari 4 seri yaitu seri A dengan jangka waktu selama 370 hari dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75-9,75 persen per tahun, seri B dengan jangka waktu 24 bulan dan bunga 9-10 persen, seri C jangka waktu 36 bulan dengan bunga 9,5-10,5 persen, dan seri D jangka waktu 48 bulan dengan bunga 9,75-10,75 persen."Kupon atau bunganya dibayar setiap 3 bulan," tambah Ida.Untuk penjamin pelaksana emisi adalah PT Kresna Graha Sekurindo Tbk, PT Mandiri Sekuritas, PT Indopremier Securities. Untuk wali amanatnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (persero), dan untuk agen pembayaran adalah PT Custodian Central Efek Indonesia.Ida memaparkan, obligasi ini telah diregistrasi ke Bapepam pada tanggal 6 Maret 2007, dengan masa book buildingpada 8-23 Maret 2007. Perkiraan efektif pada 19 April 2007, masa penawaran pada 24-26 April. Dan pencatatan di Bursa Efek Surabaya pada 23 Mei 2007.Obligasi FIF-VII ini memiliki rating A+ (A plus) dari lembaga rating Pefindo.Pendapatan FIF selama 3 tahun terakhir terus meningkat yakni jika tahun 2004 sebesar Rp 2,4 triliun, tahun 2005 sebesar Rp 3,9 triliun, maka pada tahun 2006 mencatat pendapatan Rp 4,4 triliun. Untuk laba bersih tahun 2004 sebesar Rp 399 miliar, tahun 2005 sebesar Rp 438 miliar, tahun 2006 sebesar Rp 341 miliar.Pembiayaan tahun 2006 untuk motor sebanyak 1,206 juta unit dan tahun 2007 diperkirakan naik 10 persen. Pangsa pasar tahun 2006 sebesar 58 persen atau turun dari 2005 sebenyak 1,4 juta unit dengan pangsa pasar sebesar 63 persen.
(hdi/qom)











































