Bank Niaga Targetkan Pertumbuhan KPR 30%
Jumat, 16 Mar 2007 12:37 WIB
Jakarta - PT Bank Niaga Tbk menargetkan pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di tahun 2007 ini sebesar 30 persen. Pada tahun 2006, Bank Niaga telah mengucurkan KPR sebesar Rp 7,4 triliun, yang merupakan peningkatan 17 persen dibanding tahun 2005.Hal ini dikatakan oleh Executive Vice President Bank Niaga Lynna A. Muliawan dalam acara peluncuran program Satu Bank Untuk Rumah Impian, di Mal Pondok Indah, Jakarta, Jumat (16/3/2007). Pada tahun 2006, Bank Niaga meraup 10,1 persen dari pangsa pasar KPR perbankan nasional. Lynna mengatakan, sebanyak 70 persen dari outstanding pembiayaan kepemilikan rumah berasal dari dana perbankan. "Tahun ini diperkirakan akan ada permintaan housing loan sebesar Rp 17,8 triliun, jadi pertumbuhannya 24 persen dibanding outstanding pada 2006," ungkapnya. Vice President Retail Product & Services Development Group Head Bank Niaga Gatot Subagio mengatakan, di tahun 2007 ini perseroan menargetkan pangsa pasar KPR Niaga di atas 11 persen. "Market share kita sekarang kedua setelah BTN (Bank Tabungan Negara)," ujarnya. Gatot menjelaskan, porsi kredit mortgage Niaga 2006 adalah sebesar 22 persen dari total outstanding kredit Niaga. "Tapi untuk consumer loan secara keseluruhan, porsi di 2006 sebesar 67 persen dari total outstanding kredit kita," imbuhnya. Bank Niaga menetapkan suku bunga reguler KPR sebesar 12 persen, sementara untuk pembelian vila atau ruko sebesar 13 persen. "Tapi untuk para korban banjir kemarin khusus di Jabodetabek kami memberikan suku bunga 11 persen, baik untuk pembelian rumah ataupun renovasi rumah mereka," imbuhnya. Gatot juga mengatakan bahwa untuk tahun 2010 Niaga diharapkan akan menjadi bank fokus di bidang mortgage. "Karena itu kami selalu bekerjasama dengan para developer perumahan, saat ini saja kami sudah bekerja sama dengan kurang lebih 500 developer," ujarnya.
(dnl/qom)











































