BNI Securities Hanya Targetkan Kelola Reksa Dana Rp 900 Miliar
Senin, 09 Apr 2007 15:01 WIB
Jakarta - PT BNI Securities memilih tak muluk-muluk dalam menargetkan dana kelolaan reksa dana. Setelah badai penarikan besar-besaran atau redemption tahun 2005 lalu, BNI Securities pada tahun ini hanya menargetkan dana kelolaan sebesar Rp 900 miliar.Saat ini dana kelolaan reksa dana yang sudah terkumpul di BNI Securities mencapai Rp 730 miliar."Untuk target dana kelolaan, kami tidak menargetkan sampai triliunan dulu. Kami ingin pertumbuhan yang sehat karena tahun 2005 lalu kami baru kena redemption besar-besaran," ujar Hindarmojo Hinuri, Presdir BNI Securities usai paparan publik dan uji tuntas di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (9/4/2007).Hindarmojo menambahkan, BNI Securities selanjutnya akan fokus membenahi kinerja untuk memperbaiki kepercayaan investor terhadap reksa dana kelolaannya. Target investor yang diincar untuk nasabah reksa dana adalah investor ritel dengan segmentasi ekonomi tingkat atas. Antara lain akan dijaring melalui private banking bank BNI. Kedepannya, BNI Securities berencana untuk menggarap pasar ritel baik untuk jasa transaksi saham maupun manajer investasi. Tahun lalu, porsi ritel memberi kontribusi pendapatan BNI Securities sebanyak 90 persen. Sementara untuk bisnis reksa dana, BNI Securities belum akan menargetkan dana kelolaan yang tinggi. BNI Securities juga menargetkan untuk bisa menggarap pasar sekunder Obligasi Ritel Indonesia (ORI). Meski saat ini pasarnya masih sepi, namun menurut Hindarmojo, kedepan pasar sekunder ORI memiliki prospek yang sangat bagus apalagi jika suku bunga kembali fluktuatif."Kalau suku bunga naik, yang kena lebih dulu adalah pasar equity, pasar obligasi justru lebih bagus. Jadi prospek kedepan untuk pasar sekunder ORI sangat bagus," ujarnya.
(qom/ir)











































