Bank Mayapada Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Rabu, 11 Apr 2007 17:03 WIB
Jakarta - PT Bank Mayapada Tbk menerbitkan obligasi senilai total Rp 750 miliar. Obligasi ini terdiri dari obligasi konvensional Rp 500 miliar dan obligasi subordinasi (subdebt) Rp 250 miliar.Obligasi konvensional senilai Rp 500 miliar dinamakan Obligasi II tahun 2007 yang memiliki dua seri. Untuk Seri A berjangka waktu 3 tahun menawarkan tingkat bunga di kisaran 11,25-11,75 persen.Seri B berjangka waktu 5 tahun dengan kisaran bunga 11,5-12 persen. Obligasi konvensional ini mendapat peringkat A2.id (setara A) dari Moodys.Untuk obligasi subordinasi memiliki jangka waktu 10 tahun dengan opsi beli (call option) pada tahun kelima sejak tanggal emisi. Suku bunga yang ditawarkan 12-12,5 persen dengan peringkat Baa1.id (setara BBB+) dari Moodys.Demikian penjelasan Direktur Keuangan Bank Mayapada, Tjhong Sudarman dalam paparan publik di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/4/2007).Dana hasil penerbitan obligasi ini untuk memperkuat struktur modal perseroan."Untuk tiga tahun kedepan kita ingin memiliki jaringan kantor cabang di atas 100 cabang," katanya.Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Evergreen Capital Sekuritas dan PT Victoria Sekuritas dengan wali amanat PT Bank Mega Tbk.Rencananya obligasi ini akan dicatatkan Bursa Efek Surabaya (BES) pada 10 Mei 2007. Diharapkan pernyataan efektif dari Bapepam keluar 30 April 2007. Masa penawaran awal (bookbuilding) 11-19 April 2007 dan masa penawaran 2-4 Mei 2007.Dalam tiga tahun mendatang perseroan menargetkan CAR di atas 15 persen, NPL di bawah 1 persen, jaringan kantor di atas 100 cabang, kredit meningkat rata-rata 44 persen atau Rp 7,5 triliun, dana pihak ketiga (DPK) meningkat hingga Rp 7,5 triliun atau tumbuh 35 persen per tahun, modal hingga Rp 1 triliun, laba bersih hingga Rp 270 miliar dan aset Rp 9,6 triliun.Sedangkan tahun 2006 pencapaian laba bersih Rp 36 miliar, CAR 13,82 persen, LDR 85,35 persen, NPL 0,64 persen, DPK 160 miliar, kredit Rp 2,52 triliun, dan aset Rp 3,6 triliun.Bank Mayapada menargetkan menjadi bank fokus sesuai dengan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) dengan fokus ke sektor UKM.Tjhong juga mengatakan ada kemungkinan perseroan melakukan akuisisi terhadap bank-bank kecil di Indonesia. "Tapi jika bank kecil itu cocok dengan Bank Mayapada, tapi sampai saat ini kita belum menjajaki hal tersebut. Kemungkinan itu masih terbuka lebar," katanya.
(ir/qom)











































