Bank Mandiri Kaji Divestasi BSM
Selasa, 17 Apr 2007 14:20 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) saat ini tengah mengevaluasi pelepasan saham di anak usahanya Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk mengembangkan unit syariah itu.Selain opsi pelepasan saham, penambahan modal dari Bank Mandiri dan penawaran saham perdana (IPO) menjadi alternatif pengembangan BSM.Hal tersebut disampaikan Direktur Korporasi Bank Mandiri Abdul Rachman usai peringatan HUT ke-44 PT Taspen Persero di kantor Taspen, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta."Kita akan lakukan segera apakah itu penambahan modal dari Bank Mandiri atau IPO, atau dia mengundang investor, itu kita belum putuskan semua kita kaji," ujarnya.Menneg BUMN Sugiharto beberapa waktu lalu mengungkapkan adanya investor dari negara Timur Tengah yang ingin mengakusisi bank-bank syariah di Indonesia. Salah satu incaran dari investor petrodolar ini adalah Bank Syariah Mandiri.Bank Mandiri yang kini sudah mulai mengatasi masalah kredit macetnya sehingga bank terbesar di Indonesia bisa melaksanakan aksi korporasinya.Bank Mandiri beberapa tahun terakhir belum bisa melakukan aksi korporasi karena masih dalam pengawasan Bank Indonesia."Tapi nanti kalau ke depan kita bisa keluar, kita bisa melakukan yang lebih konkret untuk pengembangan Bank Syariah Mandiri," ujar Abdul.Sementara sumber detikFinance mengatakan, saat ini Dubai Islamic Bank tengah mengincar bank syariah di Indonesia. Dubai mengincar bank syariah yang memiliki lisensi perdagangan foreign exchange (forex).Mungkinkah yang dimaksud Dubai Islamic Bank adalah Bank Syariah Mandiri? Sumber detikFinance belum mau sesumbar karena terikat perjanjian kerahasiaan.
(ddn/ir)











































