Cadangan Devisa RI Menggemuk
Jumat, 20 Apr 2007 14:56 WIB
Jakarta -
Cadangan devisa Indonesia terus meningkat secara signifikan. Perkiraan untuk tembus mencapai US$ 50 miliar pada akhir tahun akan dicapai lebih cepat. Posisi cadangan devisa terakhir mencapai US$ 49,4 miliar. Padahal pada posisi 30 Maret 2007 cadangan devisa baru mencapai US$ 47,2 miliar."Itu cukup bagus untuk makro ekonomi kita," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Aslim Tadjuddin, di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (20/4/2007).Namun Aslim tidak menjelaskan secara rinci sumber peningkatan cadangan devisa tersebut.Aslim melanjutkan meski cadangan devisa meningkat, namun hal tersebut tidak menjadikan alasan bagi BI untuk menahan pergerakan rupiah."Siapa bilang BI menahan rupiah, BI itu berkepentingan menjaga volatilitasnya supaya stabil," jelas Aslim.Menurut Aslim, BI harus membuat suatu pergerakan nilai tukar yang dapat diterima semua pihak baik eksportir maupun importir.
(hdi/ir)










































