HSBC Kaji Akuisisi Bank Lain

HSBC Kaji Akuisisi Bank Lain

- detikFinance
Sabtu, 21 Apr 2007 13:16 WIB
Jakarta - HSBC cukup terbuka untuk mengakusisi bank-bank di Indonesia. Namun akuisisi atas bank lain akan dilakukan HSBC sesuai dengan kebutuhan.Hal ini dikatakan oleh SVP Marketing Communication & Public Affairs HSBC Indonesia Agung Laksamana kepada detikfinance di sela-sela acara bantuan renovasi Puskesmas pasca banjir, di Rawa Buaya, Jakarta (21/4/2007). "Kita tetap open untuk mengakuisisi bank lain, tapi itu tergantung kebutuhan, apakah itu dari kebutuhan bisnis atau nasabah," ujarnya. "Memang sejauh ini kami melakukan ekspansi dengan cara organik, artinya melalui sumber daya yang ada di dalam," imbuhnya.Agung menambahkan, pada tahun ini HSBC akan agresif dalam mengembangkan bisnis kredit ritel dan UKM berupa kredit mikro. "Kita sudah menyiapkan 30 cabang di sentra-sentra bisnis ritel seperti di Tanah Abang, Cipulir, Jatinegara dan Bogor untuk lebih menjangkau para pebisnis ritel ini," ungkapnya. Pemberian kredit ritel mikro tersebut baru saja dirintis oleh HSBC. "Kami memang baru mencobanya pertengahan tahun lalu, dengan plafon Rp 1 hingga 15 juta, saya belum mengetahui hasilnya hingga Desember 2006 bagaimana tapi kelihatannya cukup agresif," ujar Agung.Untuk mendukung hal tersebut, menurut Agung, HSBC di tahun ini akan membuka 5 cabang baru di daerah-daerah. "Tapi yang utama di Jakarta dan Surabaya, di daerah-daerah pasar ritel, jadi untuk micro finance akan sangat agresif di tahun ini," ungkapnya. Di sektor konsumer, Agung mengatakan, HSBC menargetkan pertumbuhan kartu kredit sebesar 200 ribu pengguna kartu kredit baru pada tahun ini. "Sampai saat ini sudah ada 800 ribu pengguna kartu kredit HSBC, jadi kami di tahun ini akan tergetkan ada 1 juta pengguna kartu kredit HSBC," ujarnya. Sementara unit usaha syariah HSBC yaitu HSBC Amanah juga akan dikembangkan. "Kita targetkan akan menjadi dominan untuk syariah sebagai bank asing, karena kita masih baru, maka kita akan melihat animonya," tambahnya.Selain kredit mikro, fokus HSBC menurut Agung adalah di unit syariahnya, yaitu HSBC Amanah dan wealth management. "Target wealth management kita sangat besar di tahun ini," ujarnya. Terkait aksi kepedulian sosial HSBC, Agung menjelaskan bahwa dananya mencapai 0,5 persen dari laba bersih perusahaan setiap tahunnya untuk program Corporate Social Responsibility (CSR). "Dari dana CSR, 75 persennya difokuskan ke bidang edukasi, lingkungan hidup dan untuk community, dan kita sering bekerjasama dengan lembaga-lembaga sosial internasional," ungkapnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads