Inggris Kaji Obligasi Syariah
Senin, 23 Apr 2007 12:37 WIB
Jakarta - Obligasi syariah atau sukuk umumnya diterbitkan oleh negara muslim atau mayoritas penduduknya muslim. Namun pemerintah Inggris punya rencana untuk menerbitkan sukuk.Pemerintah Inggris mempertimbangkan menerbitkan instrumen keuangan syariah karena melihat makin berkembangnya pasar ekonomi syariah di dunia internasional."Pasar ekonomi syariah tumbuh dari tahun ke tahun secara global dan kami mau London memiliki peran kunci di area ini," kata Economic Secretary Pemerintah Inggris Ed Balls seperti dikutip dari kantor berita AFP, Senin (23/4/2007).Untuk itu Menteri Keuangan Inggris telah menyiapkan kajian untuk melihat kemungkinan Inggris lebih aktif dalam pasar keuangan syariah termasuk menerbitkan sukuk. Kajian itu diharapkan rampung dan dapat dimasukkan dalam laporan pre budget tahun ini.Selain sukuk, pemerintah Inggris juga tengah mengkaji penerbitan instrumen-instrumen keuangan syariah ritel."Hal ini untuk mendorong kaum muslim Inggris untuk pergi ke bank, menabung dan meminjam menggunakan produk syariah," ujarnya.Inggris merupakan salah satu negara Eropa yang banyak dihuni kaum muslim dari berbagai negara. Inggris terkenal sangat toleran dalam kehidupan beragamanya.
(ard/ir)











































