Bank Muamalat Akuisisi Bank Konvensional

Bank Muamalat Akuisisi Bank Konvensional

- detikFinance
Senin, 23 Apr 2007 16:13 WIB
Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk tengah mengincar bank lokal konvensional untuk diakuisisi. Rencana akuisisi ini untuk mendukung rencana ekspansi Bank Muamalat ke segmen korporasi.Hal ini dikatakan Dirut Bank Muamalat A. Riawan Amin usai acara penerimaan penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI) kepada Bank Muamalat di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta, Senin (23/4/2007).Menurutnya, saat ini perseroan tengah melakukan melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap satu bank konvensional."Saat ini masih dalam proses due diligence, tujuannya tidak untuk mengejar pangsa. Saya rasa paling cepat dilakukan pada akhir tahun ini dan sampai sekarang baru satu bank," ujarnya.Riawan belum bersedia memberikan nama bank konvensional yang akan diakuisisi tersebut. Namun dikatakannya, nilai aset bank yang akan diakuisisi tersebut adalah sebesar Rp 1 triliun."Saya belum bisa mengatakan banknya apa, tapi yang jelas itu sebuah bank konvensional. Tujuan akuisisi ini adalah untuk memasuki segmen yang berbeda yaitu segmen korporasi," kata Riawan.Setelah diakuisisi bank konvensional tersebut rencananya akan dikonversi menjadi bank syariah."Jadi sekarang kita masih diskusi dan kita harapkan jadilah," katanya.Buka Pintu untuk Investor TimtengDalam kesempatan yang sama, Riawan juga mengatakan Bank Muamalat selalu terbuka untuk menerima investor asing khususnya asal timur tengah yang tertarik untuk membeli saham Bank Muamalat."Kalau mereka mau masuk boleh, tapi kalau tidak juga tidak apa-apa," kata Riawan.Menurut Riawan saat ini beberapa pemegang saham Bank Muamalat memang merupakan investor asal Timur Tengah."Investor kita ada yang dari Kuwait dan dari Saudi. Jadi yang namanya investasi di Bank Muamalat itu sifatnya riil, karena itu walaupun investor tersebut tidak masuk ke Bank Muamalat tidak masalah buat kami, karena investor-investor yang ada sudah siap membantu kita dengan modal yang ada," tambahnya. (ard/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads