BI Cetak Uang di Luar Negeri Hanya Tahun 2007
Rabu, 25 Apr 2007 15:04 WIB
Jakarta - Pencetakan uang kertas sebanyak 1 miliar bilyet di luar negeri hanya akan dilakukan Bank Indonesia (BI) pada tahun ini saja. Total uang yang harus dicetak pada tahun ini sebanyak 6,6 miliar bilyet.Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI bidang sistem pembayaran S Budi Rochadi di sela seminar prospek pembiayaan armada pelayaran di Gedung B Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (25/4/2007). "Tahun ini saja, itu hingga 1,1 miliar bilyet dari total 6,6 miliar bilyet," ujarnya.Pencetakan uang berdasarkan ketentuan memang sepenuhnya dilakukan oleh Perum Peruri. Namun berdasarkan pertimbangan BI, Peruri dinilai tidak bisa memenuhi pencetakan uang secara keseluruhan.Budi mengatakan BI akan tetap mengutamakan mencetak uang di Peruri dan pada waktu tertentu saja akan melakukan pencetakan di luar negeri jika terdapat kondisi tidak memungkinkan. "Kita akan mengutamakan cetak Peruri namun hanya untuk waktu tertentu saja kita cetak di luar negeri," ujarnya.Untuk mengantisipasi kebutuhan uang kertas yang tiap tahunnya meningkat serta menyesuaikan dengan kemampuan cetak Peruri, BI bersama Peruri akan bertemu untuk membahas hal tersebut. "Makanya harus bicara dengan Peruri melihat kapasitasnya, misalnya untuk stok kita bikin sedikit demi sedikit, " kata Budi.
(ddn/ir)











































