Bank Muamalat Dirikan Perusahaan Pembiayaan
Rabu, 25 Apr 2007 17:47 WIB
Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mendirikan anak perusahaan baru yang bergerak di bidang pembiayaan syariah yaitu PT Ijarah Indonesia Finance (IIF). Anak perusahaan ini didirikan bekerjasama dengan dua investor asing asal Timur Tengah yaitu Boubyan Bank of Kuwait dan International Leasing and Investment Company (ILIC). Bank Muamalat dan dua investor asal Timur Tengah lainnya masing-masing memiliki 33 persen saham di IIF."Modal untuk membuat anak perusahaan ini adalah sebesar Rp105 miliar dan izin untuk mendirikan anak perusahaan telah diberikan pemegang saham sejak RUPS 2005," ujar Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin usai RUPS Tahunan perseroan yang digelar di Hotel Bumikarsa, Jakarta, Rabu (25/4/2007).Menurut Direktur Utama IIF Herbudhi S. Tomo, IIF akan terjun ke dalam segmen korporasi untuk mengincar proyek-proyek besar. Fokus pembiayaan IIF adalah pada sektor infrastruktur, minyak dan gas maupun pertambangan. Pembiayaan akan diberikan melalui tiga jenis akad, yaitu murabahah, ijarah, dan ijarah muntahia bin tamlik."Tapi kami tidak menutup kemungkinan untuk membiayai proyek-proyek di sektor lain selama itu feasible," ujarnya.Herbudhi mengatakan bahwa saat ini IIF tengah menunggu turunnya izin dari Departemen Keuangan untuk beroperasi. Izin tersebut diharapkan turun bulan Mei mendatang sehingga Juli 2007 perseroan sudah mulai beroperasi.Menurut Herbudhi, sesuai dengan ketentuan dari Menteri Keuangan, gearing ratio atau leveraging dari aset perusahaan pembiayaan itu dibatasi sampai 10 kali. "Artinya, dengan modal IIF saat ini, pembiayaan yang dapat dikejar tanpa perlu menyuntikkan modal baru adalah sekitar Rp 1 triliun dan kemarin dalam business plan kita maunya mempercepat sampai Rp 1 triliun. Mungkin akan tercapai pada tahun 2008-2009 pada tahun 2009 kita akan undang investor untuk inject modal lagi," tambahnya.
(dnl/ard)











































