JK Sindir Kantor Megah Perbankan

JK Sindir Kantor Megah Perbankan

- detikFinance
Jumat, 27 Apr 2007 12:07 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla (JK) lagi-lagi 'menyerang' kalangan perbankan. Kali ini JK mengkritik fasilitas mewah yang diterima para dirut bank-bank di Indonesia padahal kinerja para dirut tersebut untuk mendorong bergeraknya sektor riil masih kurang.Demikian disampaikan JK dalam pidatonya membuka Kongres I Ikatan Bankir Indonesia, di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta (27/4)."Kantor dirut Bank Mandiri seperti lapangan bola (luasnya) bagi saya. Yang sama dengan kantor presiden dan wapres hanya toiletnya saja. Belum lagi kalau bicara soal gaji," kata JK.Wapres kemudian mencontohkan kesederhanaan kantor-kantor bank di Malaysia. Meski hanya berkantor di rumah-rumah toko (ruko) tapi bank-bank tersebut memberikan pelayanan profesional dan benar-benar menyalurkan kreditnya untuk menggerakkan UMKM.Sebaliknya kantor bank nasional senantiasa mewah. Tetapi dalam prakteknya justru lebih mirip dengan toko kelontong yang lebih memilih menyalurkan kredit ke para teman dan sanak saudara."Bank Malaysia pakai kayu, kita sudah pakai marmer dan lukisan mahal. Kita jor-joran, boros luar biasa," imbuhnya.Wapres mengingatkan sikap boros perbankan dengan lebih mementingkan penampilan mewah dibanding menggerakkan sektor riil merupakan sumber terjadinya krisis moneter 1998. Akibatnya sampai sekarang rakyat yang segala menanggung akibatnya."Sebelum krisis 60 persen APBN untuk anggaran pembangunan dan sisanya pengeluaran rutin. Sekarang belanja modal dan barang 25 persen dan 75 persen (untuk) bayar utang dan bunga," tukas JK dengan nada tinggi. (lh/ard)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads