BNI London Gerogoti Induknya

BNI London Gerogoti Induknya

- detikFinance
Kamis, 03 Mei 2007 12:37 WIB
Jakarta - Kantor BNI cabang London diketahui telah menggerogoti induknya. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyarankan agar BNI London ditutup saja.Penggerogotan oleh BNI London tersebut diketahui berdasarkan pemeriksaan BPK.Laporan tersebut tertuang dalam hasil pemeriksaan BPK tersebut dimuat dalam buku ikhtisar hasil pemeriksaan semester II tahun anggaran 2006 yang diserahkan oleh Ketua BPK Anwar Nasution kepada pimpinan DPD dalam sidang paripurna DPD di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5/2007). Dalam pemeriksaannya, BPK menemukan kantor BNI di London dalam periode tahun 2001-2005 justru membebani kantor pusatnya. Temuan tersebut merupakan satu dari beberapa temuan pemeriksaan yang dinilai BPK perlu mendapat perhatian. "Otoritas perbankan di Inggris saja sudah minta BNI untuk menutup cabangnya yang di London. Jadi harusnya BNI memperhatikan hal ini. Mereka harus konsolidasi ke dalam dulu, agar kinerja keuangannya membaik," ujarnya. Anwar juga mengatakan, sumber dana dari kantor cabang BNI London berasal dari penempatan dana luar negeri kantor pusat yang dipinjamkan kepada nasabah internasional yang menimbulkan kredit macet. "Oleh karena itu, kalau cabang ini justru membebani dan membuat penyakit, harusnya ditutup dulu," saran Anwar.Temuan penting BPK lainnya adalah terkait pemberian kredit PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk tahun buku 2005 yang tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian. "Jumlah kredit bermasalah pada BTN mencapai Rp 607,83 miliar pada tahun 2005. Sementara untuk BRI sebesar Rp 3,51 triliun," tambah Anwar. (qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads