Surplus BI 2006 Meroket 92%

Surplus BI 2006 Meroket 92%

- detikFinance
Selasa, 08 Mei 2007 10:15 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan surplus luar biasa di tahun 2006 senilai Rp 31 triliun atau melonjak tajam 92 persen dibanding surplus tahun 2005 yang sebesar Rp 16,159 triliun.Meski dari sisi penerimaan tahun 2006 sebesar Rp 31,265 triliun yang lebih kecil dari 2005 sebesar Rp 40,698 triliun, namun surplus yang tinggi tersebut diperoleh dari pos penerimaan luar biasa yang mencapai Rp 37,932 triliun.Demikian laporan keuangan BI untuk tahun yang berakhir pada 31 ddesember 2006 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, Jakarta, Selasa (8/5/2007).Berdasarkan catatan BPK atas laporan keuangan tersebut, pos penerimaan luar biasa yang mencapai Rp 37,932 triliun tersebut berasal dari restrukturisasi Surat Utang Pemerintah Nomor SU-002/MK/1998 dan SU-004/MK/1999 sesuai dengan kesepakatan bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia tentang restrukturisasi Surat Utang.Sementara untuk neraca tahun 2006, BI memiliki total harta sebesar Rp 772,006 triliun, atau meningkat 11 persen dari total harta tahun 2005 yang sebesar Rp 695,416 triliun.Harta tahun 2006 tersebut terdiri dari emas senilai Rp 13,457 trilun, uang asing Rp 9,87 miliar, surat berharga Rp 400,933 triliun, tagihan Rp 315,818 triliun, deposito Rp 51,911 triliun, giro Rp 11,916 triliun, hak tarik khusus Rp 172,65 miliar, penyertaan Rp 844,09 miliar, penyisihan aktiva Rp 31,214 triliun dan aktiva lain-lain Rp 8,216 triliun.Hasil perhitungan tersebut didasarkan atas kurs tengah 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah Rp 9.020 per dolas AS dan Rp 9.830 per dolar AS. (hdi/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads