Kartu Donor Darah Bisa Jadi ATM
Selasa, 08 Mei 2007 14:36 WIB
Solo - Sebagai bentuk pelayanan kepada pendonor darah tetap, PMI Cabang Kota Surakarta menerbitkan sebuah kartu anggota bagi para anggotanya. Selain sebagai kartu identitas, kartu tersebut juga dapat difungsikan sebagai kartu ATM.Kartu itu hasil kerjasama PMI Cabang Kota Surakarta dengan Bank Muamalat Cabang Surakarta. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Solo, Selasa (8/5/2007) siang, oleh Achmad Baraja, Bisnis Manajer Bank Muamalat Cabang Suarakarta dan M Adib Ajiputra, Wakil Ketua PMI Cabang Kota Surakarta.Adib mengatakan pihaknya merasa perlu membuat kartu identitas khusus bagi 6 ribu anggota pendonornya sebagai penghargaan kepada para relawan kemanusiaan tersebut. Dalam pembuatan itu dipertimbangkan pula untuk memberikan nilai lebih atau kemanfaatan lain bagi pemilik kartu."Kami menggandeng Bank Muamalat yang bersedia menjadikan kartu anggota kami sekaligus sebagai kartu ATM. Dengan demikian setiap pemegang kartu secara otomatis telah memiliki rekening di Bank Muamalat," paparnya.Adib menambahkan, apakah nantinya kartu ATM itu akan dilanjutkan menabung di bank tersebut atau tidak merupakan hak masing-masing pemegang kartu. PMI Surakarta hanya berusaha memberikan nilai lebih dari sekadar kartu anggota biasa. Sedangkan PMI menanggung biaya pembuatan sebesar Rp 16 ribu per kartu.Sedangkan Achmad Baraja mengatakan, Bank Muamalat akan memberikan pelayanan khusus bagi pemilik rekening dari jalur PMI Surakarta tersebut. Layanan yang diberikan adalah saldo bisa mencapai Rp 0 tanpa hangus dan sama sekali tidak dipungut biaya administrasi."Kartu ATM yang kami namai Share ini dapat digunakan di seluruh outlet layanan Bank Muamalat dan seluruh ATM bersama yang berjumlah 1.800 jaringan layanan. Saat ini Bank Muamalat telah menjalin kerjasama layanan bersama dengan 50 bank termasuk BCA, BNI dan BRI serta dengan PT Pos Indonesia," ujarnya.
(mbr/qom)











































