Hadapi Krisis, BI Usul Cadangan Devisa Regional Dikumpulkan

Hadapi Krisis, BI Usul Cadangan Devisa Regional Dikumpulkan

- detikFinance
Jumat, 11 Mei 2007 12:35 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengusulkan agar cadangan devisa negara-negara Asia dikumpulkan, namun tetap diatur oleh negara masing-masing. Pengumpulan cadangan devisa itu merupakan salah satu cara untuk menghadang terulangnya krisis moneter.Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah usai mengikuti pertemuan rutin di Gedung E Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (11/5/2007).Hadir dalam kesempatan tersebut, Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menneg BUMN Sofyan Djalil."Kami melihat secara regional BSA (Billateral Swap Arrangement) yang ada sekarang ini harus diperkuat dan diperkuatnya itu dengan multilateralisme dalam pengertian kita mengadakan reserve polling. Jadi kita mem-poll cadangan devisa antar berbagai negara di Asia tapi tetap masih di-manage oleh negara masing-masing," urainya.Langkah tersebut, menurut Burhanuddin, untuk menunjukkan secara regional siap menghadapi berbagai gejolak yang kemungkinan terjadi. Sementara dari sisi nasional dan domestik, lanjut dia, Indonesia sudah lama mengadakan persiapan ke arah upaya untuk memperkuat ketahanan perekonomian. "Tapi secara intsitusi perekonomian kita saya kira sudah lebih tahan dibandingkan dengan waktu yang lalu," tambahnya.Kalaupun ada gejolak, tegasnya, tidak akan mengganggu institusi ekonomi yang ada seperti perbankan misalnya. "Kemudian secara technicalities kita sudah siap melakukan berbagai intervensi secara simetris, sudah siap dengan berbagai aturan prudensial. Kita sudah siap dengan mekanisme antara menkeu dan BI dengan financial safety nett-nya," paparnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads