Kebutuhan Uang Beredar Naik 13% Jika PDB Capai 6%

Kebutuhan Uang Beredar Naik 13% Jika PDB Capai 6%

- detikFinance
Senin, 14 Mei 2007 16:48 WIB
Jakarta - Kebutuhan uang beredar akan naik mengikuti pertumbuhan ekonomi (PDB). Jika perkiraan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dan inflasi 7 persen, maka jumlah uang beredar yang harus disediakan setidaknya meningkat 13 persen dari tahun sebelumnya."Memang angka 13 persen ini bisa lebih dan meningkat. Itu untuk berjaga-jaga dan untuk cadangan serta mengganti uang lusuh yang harus dimusnahkan," kata Kabiro Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI, Wijoyo Santosa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Senin (14/5/2007). Data Bank Indonesia (BI) per April 2007 jumlah uang inti yang beredar mencapai Rp 274 triliun.Dipaparkan Wijoyo, jumlah uang inti inilah yang dicetak baik dalam bentuk uang logam maupun uang kertas. Nantinya uang itu diedarkan ke masyarakat lewat perbankan yang kemudian digandakan melalui giro, tabungan dan deposito."Bisa dikatakan uang yang kita cetak 1 rupiah bisa jadi 5 rupiah dalam bentuk deposito, giro dan tabungan," kata Wijoyo.Deputi Gubernur BI, S.Budi Rochadi mengatakan, untuk menjaga kestabilan nilai rupiah maka uang yang beredar di masyarakat sangat tergantung pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi "Artinya kalau pertumbuhan meningkat uang juga meningkat, inflasi meningkat uang yang kita perlukan juga meningkat," ujarnya. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads